Home » , , » 5 Bahan Makanan yang Tidak Bagus Disimpan Di Dalam Kulkas

5 Bahan Makanan yang Tidak Bagus Disimpan Di Dalam Kulkas

Written By Novita Anggraeni on Monday, July 15, 2013 | 11:03 AM

Kita pasti berpikir bahwa cara yang tepat untuk menyimpan sayur adalah dengan dimasukkan ke dalam kulkas supaya tetap segar. Namun ternyata tidak semua bahan makanan dapat disimpan di dalam kulkas. Berikut adalah lima jenis contohnya:

01. Tomat
Ok, secara teknis tomat adalah buah, namun lebih dekat disebut sebagai sayur. Jika kamu pernah menanam tomat, maka kamu akan tahu bahwa tomat suka panas dajn benci dingin. Ternyata walaupun setelah dipetik, tomat masih tidak tahan dingin. Kulkas bukanlah tempat yang cocok untuk menyimpan tomat. Tomat yang disimpan dalam kulkas menjadi layu dan meskipun masih bisa dipakai untuk dimasak namun tidak untuk dimakan segar. Simpanlah di meja dapur (namun tidak terkena matahari langsung) dan nikmati saat sudah ranum.

02. Kemangi
Sama seperti tomat, kemangi juga suka panas, jadi jika disimpan di tempat dingin akan menyebabkan kemangi layu secara dini. Kemangi akan berada dalam kondisi maksimal jika disimpan di atas meja dapur dan dirawat seperti bunga segar. Setangkup kemangi dapat disimpan dalam sebuah cangkir berisi air (ganti airnya setiap hari atau dua hari sekali) dan jauhkan dari sinar matahari. Bungkus longgar dengan kantung plastik untuk menjaganya tetap lembab (namun pastikan plastik mempunyai lubang untuk jalan masuk udara segar).

03. Kentang
Kentang baik disimpan pada suhu yang dingin namun bukan suhu dingin yang membuatnya beku. Kentang baik disimpan dalam suhu sekitar 7,2 derajat Celcius. Sekitar 10 derajat lebih hangat daripada kulkas pada umumnya. Sebagian besar dari kita tidak memiliki ruang penyimpanan bawah tanah (tempat yang gelap dan bersuhu dingin untuk menyimpan sayuran umbi akar seperti kentang), jadi menyimpan kentang dalam kantong kertas  di tempat dingin (seperti dalam lemari makanan) adalah yang terbaik.

Kenapa kertas? Karena kertas lebih memiliki pori-pori untuk bernapas, tidak seperti plastik. Jadi kentang tidak akan membusuk dengan mudah. Dan kenapa bukan kulkas? Menyimpan kentang dalam kulkas dapat mengubah zat tepungnya menjadi gula dengan mudah, yang dapat mempengaruhi rasa, tekstur dan proses kematangannya.

04. Bawang
Bawang keluar dari tanah dengan kulit pelindung yang tipis. Untuk membuat dan menjaga lapisan kulit yang tipis, bawang  butuh “disembuhkan”  dan disimpan di tempat yang kering seperti lemari penyimpan makanan, yang tidak selembab kulkas. Selain itu, kekurangan sirkulasi udara dapat membuat bawang menjadi busuk. Oleh karena itu bawang sebaiknya tak disimpan didekat kentang, yang mengeluarkan gas dan kelembaban dan dapat menyebabkan bawang menjadi cepat busuk.

Simpanlah bawang di ruang yang dingin, kering, gelap dan memiliki ventilasi yang baik. (cahaya dapat menyebabkan rasa bawang menjadi pahit). Namun tak semua bawang harus diperlakukan sama. Daun bawang dan kucai memiliki kadar air yang tinggi dan lebih mudah rusak, jadi harus disimpan di dalam kulkas.

05. Avokad
Saat kita membeli avokad yang sekeras batu, jangan simpan avokad itu di dalam kulkas, karena akan memperlambat proses pematangannya. Namun jika kita memiliki avokad yang telah matang dan tidak akan langsung dikonsumsi, simpanlah di dalam kulkas untuk mencegahnya cepat busuk.

Jadi inti dalam penyimpanan avokad adalah, simpan avokad yang belum matang dalam lemari, dan simpan avokad yang telah matang dalam kulkas apabila buah tersebut tak akan dimakan saat itu juga.

0 comments:

Post a Comment

depotexcel